Kelebihan LAN: Si Cepat yang Hemat 💨
Bayangkan LAN sebagai sebuah kantor atau kampus di mana semua orang bisa berbagi sumber daya dan berkomunikasi dengan mudah. Kelebihannya terletak pada efisiensi dan penghematan:
1. Berbagi Sumber Daya (Resource Sharing) 💾
LAN memungkinkan perangkat seperti printer, scanner, atau hard drive eksternal untuk digunakan bersama oleh semua komputer yang terhubung. Ini artinya, kamu tak perlu membeli printer untuk setiap meja! Ini adalah penghematan biaya yang signifikan.
2. Berbagi Data & Program (Data and Software Sharing) 🤝
Semua user bisa mengakses file dan software yang tersimpan di server pusat. Kolaborasi jadi lebih mudah, dan semua orang bisa bekerja menggunakan versi data yang sama. Ini krusial untuk menjaga konsistensi kerja.
3. Kecepatan Transfer Data Tinggi (High Data Transfer Rate) ⚡
Karena LAN mencakup area geografis yang kecil (satu gedung atau kampus), kabelnya relatif pendek, menghasilkan kecepatan transfer data yang sangat tinggi (biasanya dalam orde Gigabit per detik). Ini membuat loading file besar terasa instan.
4. Hemat Biaya (Cost-Effective) 💰
Selain menghemat hardware, LAN juga memungkinkan user menggunakan software berlisensi jaringan (network license), yang seringkali lebih murah daripada membeli lisensi individual untuk setiap komputer.
5. Keamanan Terpusat (Centralized Security) 🛡️
Keamanan dan backup data bisa diatur secara terpusat di server. Ini mempermudah admin jaringan untuk memantau akses, mencegah malware, dan memastikan data penting selalu terlindungi.
Kekurangan LAN: Ada Risiko dan Perawatan 🔧
Meskipun cepat dan hemat, LAN juga punya sisi ribet yang perlu dipertimbangkan:
1. Biaya Instalasi Awal (Initial Setup Cost) 💸
Memasang infrastruktur awal, seperti kabel, router, switch, dan server, membutuhkan investasi awal yang cukup besar, terutama untuk jaringan yang besar dan kompleks.
2. Ketergantungan pada Server (Server Dependence) 🛑
Jika jaringan menggunakan model client-server, maka kegagalan pada server pusat dapat melumpuhkan seluruh jaringan. Jika server mati, semua user tak bisa mengakses data atau sumber daya.
3. Perawatan & Administrasi (Maintenance and Administration) 🧑💻
LAN membutuhkan administrator jaringan yang terampil untuk menangani instalasi, konfigurasi, pemecahan masalah, dan keamanan. Ini adalah biaya operasional berkelanjutan. Jaringan yang baik butuh maintenance rutin.
4. Masalah Keamanan Jaringan (Network Security Issues) ⚠️
Meskipun keamanannya terpusat, jika ada satu user yang lalai (misalnya, password-nya bocor), seluruh jaringan bisa berisiko. Data yang terpusat juga menjadi target utama bagi peretas.
5. Jangkauan Terbatas (Limited Coverage) 🗺️
Ini adalah batasan utama LAN. Jaringan ini hanya efektif dalam area lokal yang kecil (gedung, kantor, atau rumah). Untuk menghubungkan lokasi yang jauh, dibutuhkan jenis jaringan lain seperti WAN (Wide Area Network).